Thursday, April 15, 2010

PUTUS ASA SEORANG SAHABAT


Tak tahu dari mana patut aku mulakan..tapi ini adalah kali akhir aku menulis tentang sahabat.
Apa yang aku tahu tentang sahabat? Apakah erti satu persahabatan?
Kata orang kami salah faham..manakan tidak,cerita aku versi lain cerita dia versi lain..
But that’s dosent mean anything right now..

Jauh disudut hati.aku mahukan keadaan jadi seperti dulu.

“he was like a fleeting wind..”
“Like a fluttering kite”
“where did he go?lets find him”

“While confined channel guided us”
“he would define his pathways”
“and loiter along them merrily”
“while our future haunted us”

“he would celebrate the present”
“ and live every moment with reckless freedom”
“where did he come from?”
“Touching our hearts”
“where did he go? lets find him”

“he was like a shade in sweltering heat”
“like a village in desert”
“he was like salve for our distress”
“while we cowered from challenges”

“he would dive in seas”
“and swim against the rip currents”
“He was a wandering cloud”
“He was our pal”
“where did he go?lets find him”

Aku mudah tersentuh dengan cerita 3 idiots…cerita 3 orang sahabat..
Cerita mencari sahabat.
Argh!!! Tuhan sahaja yang tahu betapa aku berusaha mencari semula sahabat aku..
Tapi apa yang aku dapat?kata-kata hinaan..saat itu aku takkan biarkan orang menghina aku lagi!!takkan ada!!!

Buat apa peduli?jangan peduli dah..dia boleh pergi mampos!
Apa yang tertulis disini,masih bukan tafsiran dari hati.aku cuba olah melalui jejari agar dapat aku luahkan pada dunia cyber
Tetapi hati aku lebih perit dari itu..lebih perit dari ditikam..

Aku lemah dengan ujian begini..
mungkin orang boleh serang aku dengan kekerasan dan aku membalasnya..
tapi bila aku diserang dari dalam,seolah-olah aku nih tak mampu langsung bertahan..apalagi perkara yang macam nih
aku berusaha terlalu kuat untuk kembalikan apa yang pernah kami hilang.
Sayangnya takde penghargaan langsung yang ada hanya satu lagi perkara yang menyakitkan.

“bagi aku, ko ni sampah yang dihurung lalat”
“pegi mampos…dulik apa aku”

everything is clear now..as I can see there is nothing left in this friendship..it dosen’t make anything going to change..not anymore.
So I decided..i clear my minds and give up..that’s my answer..we are not kid anymore..everyone’s grow up.
Me, him, her and everybody..there is no turning back..
I was crying…the crystal turning into dust..the broken that will never been fix again..


“Aku Faiz…”salam  bertaut…tercipta satu hubungan persahabatan.
Semalam ianya berakhir”pergi mampos..dulik apa aku”(amin hamdan.2002-2010)

Reactions:

1 comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons